Rabu, 03 Agustus 2016

PERAWATAN JAMBU MADU


Bagaimana tips menanam dan merawat jambu madu agar tumbuh subur? Jambu air jenis madu dikenal memiliki citarasa yang begitu manis menyerupai madu. Tumbuhan yang berasal dari Deli ini bisa dibudidayakan dengan baik di pekarangan maupun menggunakan media pot. Beruntung sekali, tingkat kesulitan merawat tanaman ini pun tergolong mudah. Bahkan anda hanya membutuhkan waktu kurang lebih selama 1 jam/hari untuk merawat pohon jambu madu ini agar bisa tumbuh optimal.

 Simak kiat-kiat penanaman dan perawatan jambu madu berikut ini :

1. Pilih Bibit dari Varietas Unggulan

Paling utama, pilih bibit jambu madu yang berasal dari varietas unggulan dan berkualitas tinggi. Anda harus pintar memilih bibit semacam ini karena sudah terbukti mempunyai daya tahan dan daya produksi yang bagus. Walaupun harganya lebih mahal, tetapi ini merupakan suatu bentuk investasi yang aman untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

2. Tanam Pada Posisi yang Tepat

Menanam pohon jambu madu bisa dilakukan langsung di tanah atau dengan media pot. Idealnya, lubang penanaman di tanah memiliki jarak 2,5 sampai 3 meter sehingga masing-masing tanaman bisa tumbuh secara normal. Sedangkan untuk penanaman menggunakan pot, anda bisa menerapkan teknik pembuatan tabulampot yang benar. Penanaman yang terlalu rapat atau penggunaan pot yang kekecilan justru berakibat pada ketidaknormalan pertumbuhan tanaman-tanaman tadi.

3. Siram di Pagi dan Sore Hari

Jambu madu adalah tanaman yang memerlukan air dalam jumlah cukup banyak untuk bisa tumbuh normal. Itu sebabnya, anda perlu menyiram tanaman ini minimal 2 kali sehari ketika pagi dan sore. Namun bila cuaca sedang panas, intensitas penyiraman dapat ditingkatkan menjadi 3-4 kali sehari agar kebutuhan air terpenuhi. Prosedur penyiraman tanaman bisa dilakukan dengan metode manual, irigasi, atau kran otomatis.

4. Berikan Pupuk Kandang dan Pupuk NPK

Agar tingkat kesuburan media tanam terus terjaga sehingga pohon dapat berbuah lebat, anda perlu memberikan seluruh tanaman dengan pupuk kandang dan pupuk NPK secara berkala. Taburkan pupuk ini di sekeliling pohon jambu madu tanpa mengenai batang utamanya. Mendekati masa panen, frekuensi pemberian pupuk bisa ditingkatkan setiap 2 kali/minggu. Pupuk NPK yang sering kami gunakan adalah NPK 15.15.15  untuk fase pertumbuhan batang/pembesaran, setelah memasuki fase pembuahan kita ganti dengan NPK 16.16.16 dan di selingi dengan pupuk kandang kotoran hewan seperti kotoran sapi dan ayam bila perlu.

5. Berantas Hama dan Penyakit

Pemberantasan hama dan penyakit bertujuan untuk memastikan tanaman mampu menghasilkan buah dengan kualitas tinggi tanpa mengalami kecacatan. Untuk itu, lakukan penyemprotan menggunakan pestisida dan insektisida yang sesuai secara rutin. Guna menghindari serangan ulat, bisa juga dengan membungkus masing-masing bakal buah memakai kertas koran atau plastik.

PANDUAN JAMBU MADU 

sumber : pakarbudidaya.blogspot.co.id

3 komentar:

  1. Punya pengalaman ga pak ttg media tanah yg dipenuhi dgn anak2 ulat bulu. Hal itu terjadi pd tabulampot jambu bol Jamaika saya pak. Saya sdh usaha dgn memberi furadan, tp ulat bulu kecil2 itu masih hidup. Kalau bapak tahu cara mengatasinya, tlg dishare ya pak. Trm kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. berpengalaman kami punya pengalamn di dalam salah satu karya kami untuk itu kami sarankan anda ikuti langkan kami di :klik di bawah ini
      https://faujuladnan.com/cara-merawat-bunga-mawar-agar-cepat-berbunga/
      http://archive.vn/Ftycc

      Hapus
  2. kami punya pengalamn di dalam salah satu karya kami untuk itu kami sarankan anda ikuti langkan kami di :klik di bawah ini
    #https://faujuladnan.com/cara-merawat-bunga-mawar-agar-cepat-berbunga/
    #http://archive.vn/Ftycc

    BalasHapus